Wisata Murah Meriah (WMM)

Hidup di lingkungan yang ramah, nyaman, asri, rukun, penuh kekeluargaan, dan religius menjadi idaman setiap warga, tak terkecuali warga RT 02 RW IV Griya Kalisalak Asri Batang, Jawa Tengah. Bukan rahasia, warga perumahan cenderung rentan friksi. Hal-hal sepele yang sebenarnya tidak begitu menggangu dalam bermasyarakat bisa menjadi hal yang besar dan mengusik ketentraman. Maklum, warga perumahan biasanya datang dari berbagai daerah dengan latar belakang sosial, ekonomi, budaya, suku, dan bahkan agama yang berbeda.

Untuk meminimalisasi -karena tidak mungkin meniadakan- dibutuhkan kepiawaian para punggawa RT dan tokoh masyarakat dalam “ngemong” warga. Sudah barang pasti perlu pengorbanan dari semua pihak, baik pemikiran, waktu, biaya, dan perasaan. Prinsipnya, lebih mengembangkan persamaan ketimbang perbedaan, lebih mementingkan kepentingan warga dari pada kepentingan pribadi. Ya! Itu adalah resep sederhana yang sebenarnya tidak gampang diterapkan.

Namun tidak bagi warga RT 02 RW IV Griya Kalisalak Asri Batang Jawa Tengah. Mereka merasa tidak terlalu sulit menerapkan prinsip itu. Mereka punya cara sendiri untuk memupuk kebersamaan di lingkungannya, yakni dengan melakukan ritual berkala, WMM (Wisata Murah Meriah). Disebut ritual karena penyelenggaraannya tidak boleh sembarangan, harus dengan “petung”, yaitu memperhitungkan banyak hal. Harinya harus hari libur, tempatnya harus terjangkau dari sisi waktu perjalanan dan menarik, biaya juga harus terjangkau, dan yang tidak kalah pentingnya harus mendapat restu sesepuh RT, Mbah Muji al Kendali, karena beliau merupakan tokoh yang segani di lingkungan RT.

Untuk tahun 2010 ini, WMM diselenggarakan di Pagilaran. Sebuah tempat wisata berkategori agrowisata perkebunan teh di Kabupaten Batang, tepatnya di Kecamatan Blado. Alam yang indah, air sungai yang jernih, udara yang sejuk menyegarkan, tempat bermain anak yang cukup representatif (berupa outbond) membuat peserta WMM betah berlama-lama di sana. Sambil menikmati makanan yang memang sengaja disiapkan oleh ibu-ibu, keluarga besar RT 02 melepas penat sambil bercengkerama lebur menyatu. Kurang lebih tiga jam di sana membuat tubuh jadi segar, energi kebersamaan membucah menyongsong hari-hari mendatang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s